Selamat Malam Pengunjung !
Hari ini Senin, 24 April 2017

NEWS UPDATE

Auto Debet Bank Mandiri

Kami informasikan bahwa per 1 Februari 2016 sudah dibukakan channel baru pembayaran premi lanjutan (Konvensional dan Unitlink) melalui “Autodebet Rekening Bank Mandiri”. Diharapkan channel pembayaran yang baru ini dapat meningkatkan penerimaan premi lanjutan Konvensional dan Unitlink.

Kami berharap kerjasamanya untuk dapat membantu mensosialisasikan chanel pembayaran baru ini.

Pengajuan / pendaftaran sudah dapat dilakukan dari sekarang dengan melengkapi persyaratan dan mengikuti ketentuan dibawah.

Pendebetan pertama akan dilakukan tanggal 5 Februari 2016. Setiap bulannya pendebetan premi akan dilakukan dalam 3 cycle sebagai berikut :

 

1. Tanggal 05 : Premi Jatuh Tempo tgl 06-15 + gagal cycle sebelumnya.

2. Tanggal 15 : Premi Jatuh Tempo tgl 16-25 + gagal cycle sebelumnya.

3. Tanggal 25 : Premi Jatuh Tempo tgl 26-05 bulan berikutnya + gagal cycle sebelumnya.

 

Silahkan download formulir Surat Kuasa Debet Rekening (SKDR) Bank Mandiri dan formulir Pencabutan kuasa pendebetan Bank Mandiri.
Formulir ini dapat diperbanyak (KP tidak akan cetak) diharapkan masing-masing cabang dapat menyimpan filenya.

Berikut adalah ketentuan-ketentuan untuk pengajuan baru autodebet dan pencabutan kuasa pendebetan Bank Mandiri. Harap dapat dipahami dan disosialisasikan lebih lanjut.

Ketentuan pengajuan Auto debet Rekening Bank Mandiri :
1. Berlaku untuk nasabah / pemilik rekning Bank Mandiri.
2. Melengkapi Formulir / Aplikasi Surat Kuasa Debet Rekening (SKDR) Bank Mandiri dan tanda tangan di atas materai Rp. 6.000.
3. Melampirkan copy KTP yang masih berlaku. Nomor KTP harus sesuai dengan nomor KTP yang terdaftar pada Bank Mandiri saat pembukaan rekening.
- Apabila nomor KTP telah berubah akibat pengantian KTP maka nasabah terlebih dahulu harus meng-update data tersebut ke cabang asal Bank Mandiri .
- Identitas diri berupa SIM / Paspor tidak dapat digunakan menggantikan KTP.
- Khusus untuk WNA (Warga Negara Asing) melampirkan copy Paspor dan KITAS/KITAP yang masih berlaku.
4. Melampirkan copy Buku Tabungan ataupun copy rekening Giro.
- Autodebet rekening Bank Mandiri berlaku untuk semua jenis Tabungan yang dikeluarkan oleh Bank Mandiri.
- Khusus untuk Tabungan Bisnis (non perorangan) dan Rekening Giro Surat Kuasa Debet Rekening (SKDR) harus dicap oleh cabang asal Bank Mandiri.
5. Rekening Dormant (Tidak ada transaksi masuk / keluar selama 3 bulan) terlebih dahulu nasabah harus membuka status dormant ke cabang asal Bank Mandiri.
6. Berlaku untuk semua pembayaran polis Individu.

 

Ketentuan pencabutan kuasa Pendebetan Auto debet Rekening Bank Mandiri :
1. Melengkapi Formulir / Aplikasi Pencabutan Kuasa Pendebetan Bank Mandiri dan tanda tangan di atas materai Rp. 6.000.
2. Melampirkan copy KTP. Nomor KTP harus sama dengan nomor KTP yang terdaftar di Bank Mandiri pada saat pembukaan rekening.
- Apabila nomor KTP telah berubah akibat pengantian KTP maka nasabah terlebih dahulu harus meng-update data tersebut ke cabang asal Bank Mandiri.
- Identitas diri berupa SIM / Paspor tidak dapat digunakan menggantikan KTP.
- Khusus untuk WNA (Warga Negara Asing) melampirkan copy Paspor dan KITAS/KITAP yang masih berlaku.

Atas perhatian dan kerjasamanya Kami ucapkan Terimakasih.

Berita Terkait